RSS

Arsip Tag: petani

KORUPSI DALAM PEKERJAAN

KORUPSI DALAM PEKERJAAN

(Di dalam menulis naskah inipun saya sedang melakukan perbuatan korupsi, yaitu menggunakan Software bajakan. Mari sama2 kita ber Istigfar…..)

Apakah itu korupsi..? apakah itu kolusi..? apakah itu nepotisme..? sepertinya kita semua telah memahami apa makna kata2 di atas dan di tulisan saya ini ketiga kata tersebut di tambah dengan kata perbuatan curang, saya rangkum menjadi satu kata saja yaitu KORUPSI.

Dari renungan saya, ternyata dalam kehidupan sehari2 kita selalu melakukan korupsi terlepas dari besar kecilnya kadar korupsi yang saya lakukan, bahkan dalam melaksanakan sholatpun terkadang kita malakukan perbuatan korupsi apalagi perbuatan2 yang lain.

Berikut beberapa kegiatan yang kita lakukan sehari2 yang mengandung unsur korupsi (bukan pekerjaannya yang salah, tetapi sikap kita) :

  1. Pegawai Negeri / karyawan swasta. Sering melakukan perbuatan korupsi di saat terlambat masuk kerja tanpa alasan yang kuat, menggunakan kendaraan dinas untuk keperluan pribadi di luar kepentingan dinas/negara.
  2. Polisi. Dikatakan sering melakukan perbuatan korupsi di saat melakukan pungutan-pungutan liar di jalan dengan dalih denda/tilang.
  3. Guru. Sering malakukan perbuatan korupsi ketika mengurangi jam pelajaran dan tidak masuk mengajar dengan alasan yg tidak tepat.
  4. Pegawai kantor desa, kades, camat, bupati, menteri bahkan presiden. Sering malakukan perbuatan korupsi ketika melakukan pungutan liar, menambah besarnya biaya pengurusan surat2, meminta dan menerima fee, meminta dan menerima hadiah atas nama jabatan, memperkaya diri sendiri dengan menggunakan kas dan fasilitas negara untuk pribadi.
  5. Dokter dan tenaga medis. Sering melakukan perbuatan korupsi di saat dalam melayani pasien di rumah sakit milik pemerintah, klinik, puskesmas dll dengan pelayanan kasar dan tidak sopan. Berbanding terbalik apabila pasien di rawat di klinik milik dokter, di prakter dokter dan bidan. Dan dalam hati kecilnya para dokter praktek pribadi kadang terbersit niat kurang manusiawi (mudahan banyak yang sakit minggu ini biar banyak yg berobat ke praktik saya).
  6. Da’i dan mubaligh. Sering melakukan perbuatan korupsi di saat memberikan tausyiah selalu menerima imbalan. Terkadang ceramah di TV tidak lepas dari nuansa komersil. Memanfaatkan status untuk meraup keuntungan.
  7. Pembantu rumah tangga. Sering melakukan perbuatan korupsi di saat sedang membersihkan lantai sesekali kotoran disembunyikan di kolong kursi dan tempat tidur.
  8. Pedagang. Sering melakukan perbuatan korupsi di saat ia mengetahui barang dagangan yang jelek ia biarkan saja di ambil oleh pembeli, mengembalikan uang kembali dengan permen padahal belum tentu si pembeli ikhlas, mengurangi timbangan Walaupun hanya 1 mili.
  9. Pengusaha. Tidak terlepas dari lingkaran setan dan terkadang sering melakukan perbuatan curang dan tipu muslihat berbekal keahlian berbicara.
  10. Petani. Terkadang mencampur hasil panen yang rusak dengan yang baik.
  11. Kontraktor, pimpro dan pengawas. Merupakan lingkaran setan yang tidak mempunyai ujung mata rantai.
  12. Masih banyak lagi pekerjan2 yang beresiko untuk kita melakukan perbuatan korupsi. Coba tanya hati nurani anda, sudah bersihkah niat anda dalam melakukan pekerjaan…?

 

Mohon maaf apabila dalam tulisan ini terdapat kata-kata ataupun profesi2 yang saya sebutkan membuat hati para pembaca agak menilai negatif  terhadap saya.

Sekali lagi persoalanya bukan profesi ataupun pekerjaan yang salah namun perbuatan kitalah yang mengakibatkan penilaian miring terhadap sebuah profesi.

Di dalam menulis naskah inipun saya sedang melakukan perbuatan korupsi, yaitu menggunakan Software bajakan. Mari sama2 kita ber Istigfar…..

 

Wassalam..

Karya oleh : Adhy Cahya

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada November 19, 2011 in Korupsi dalam pekerjaan

 

Tag: , , , , , , , , , , , , ,

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.